Total Tayangan Halaman

Sabtu, 25 Desember 2010

Menuju Kematian

Terbaring lemah, di puncak kritis, hingga bayang-bayang malaikat sang pencabut nyawa telah dikirim oleh Allah untuk menjemputku. Ingat belum siap apa-apa, masih banyak hak ummat yang belum tertunaikan, masih banyak salah pada saudara-saudara dimana saya belum meminta maaf, masih banyak hutang-hutang yang belum terbayar, tapi kala itu hanya bisa pasrah. Ya Allah.. sebenarnya hamba tidak kuat menanggung semua azabMu atas semua yang telah kuperbuat di dunia ini.

Antara khouf yang besar, tapi roja'  yang ada jauh lebih  besar. Dan alhamdulillah, ternyata Allah masih memberi saya nafas, hingga masih bisa hidup sampai sekarang. Ingin segera menunaikan semua yang harus ditunaikan. Mempersiapkan dengan baik, bekal menuju kematian.

Bersyukur sekali hari ini saya masih diberi kesempatan untuk berbuat banyak kesempatan untuk beribadah sesuai uswah dan bermu'amalah sesuai syariah. Kesempatan untuk menghindar diri dari api neraka. Bacalah kitab hari ini, timbanglah setiap amal. Bersemangatlah dalam berbuat baik dan bertobatlah dari dosa dan kesalahan. Mohonlah petunjuk kepada Allah agar dimudahkan menelusuri shirathal mustaqin dan disulitkan untuk maksiat.

Ya Allah, ijinkan hamba untuk menujuMu dalam keadaan khusnul khatimah, syahid di jalanMu. 'aamiin...

*****
Perbanyaklah mengingat kematian. Seorang hamba yang banyak mengingat mati maka Allah akan menghidupkan hatinya dan diringankan baginya akan sakitnya kematian. 
(HR. Ad-Dailami)

Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah 'Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. 
(HR. Tirmidzi)

5 komentar:

  1. Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah 'Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. (HR. Tirmidzi)

    BalasHapus
  2. Perbanyaklah mengingat kematian. Seorang hamba yang banyak mengingat mati maka Allah akan menghidupkan hatinya dan diringankan baginya akan sakitnya kematian. (HR. Ad-Dailami)

    BalasHapus
  3. Tih, jazakillah khoir...
    itu aku masukkan hadits itu dalam tulisanku :)

    BalasHapus
  4. Baca tulisan ini,, mengingatkan saya akan "lima perkara sebelum lima perkara"
    Sehat sebelum sakit , dan hidup sebelum mati

    Kesempatan untuk membenahi yang belum benar, kesempatan untuk melakukan yang belum dilakukan..

    Syafakillaah ukhtii,,
    I love u..
    Sedih,, cepet sembuh ya..

    BalasHapus
  5. Emy :
    love u too honey
    terimakasih sudah berkenan mampir di rumah baru saya :)

    BalasHapus