“Aku bersyukur karena tidak memiliki semua yang kuinginkan, jika aku memiliki semuanya, apalagi yang hendak kucari?” Seandainya aku memiliki semua yang kuinginkan, maka bisa kubayangkan bahwa hidupku akan hampa, tanpa perjuangan. Betapa hidup itu tidak akan mengajariku apapun. Jadi bersyukurlah atas apa yang tidak kita punyai, karena dengan begitu kita akan berjuang. Sesuatu yang kita dapatkan atas perjuangan sendiri itu akan jauh terasa lebih nikmat wlaupun mungkin hasilnya jauh dari harapan.
“Aku bersyukur saat aku tidak mengetahui sesuatu, karena itu memberi kesempatan kepadaku untuk belajar.” Maka jangan pernah minder ketika kita tidak tahu sesuatu. Cari tahulah, belajarlah, dan jangan pernah ragu untuk bertanya pada orang yang lebih tahu. Janganlah kita membatasi diri dalam belajar. Semua yang ada di dunia ini, semua yang diciptakan Allah penuh pembelajaran. Banyak hal yang bisa kita pelajari dari orang tua, dari kawan kita, bahkan dari anak kecil, dari bayi, dari hewan yang mungkin bagi kita itu sangat menjijikkan. Jangan pernah merendahkan orang lain. Yakinlah, buka pikiran, open your mind, ambillah yang positif.
“Aku bersyukur atas masa-masa sulit yang aku hadapi, karena selama itulah aku tumbuh menjadi dewasa.” Jangan terburu-buru terpuruk ketika masa sulit menghampiri.Jadikan masa-masa sulit sebagai media bagi kita untuk membangkitkan energi yang hilang. Ingat… bahwa Allah tidak akan membebani hambaNya di luar batas kemampuannya. Pikirkanlah dengan otak yang dingin dan hati yang tenang. Hati yang tenang itu lebih bisa cepat menyelesaikan permasalahan dari pada hati yang “grusa grusu”. Yakinlah…. Aku sudah membuktikannya! Bersyukurlah karena kita masih diberi kesulitan oleh Allah, karena itu artinya Allah masih sayang kita. Bukankah ujian itu adalah tarbiyah dari Allah? Masa-masa sulit itulah yang juga akan menguji keimanan seorang muslim.
“Bersyukur atas keterbatasan yang aku miliki, karena hal itu memberi aku kesempatan untuk memperbaiki diri.” Aku tidak bisa membayangkan, seandainya hidupku sempurna, bukan kebahagiaan yang aku dapatkan, tapi sangat mungkin aku mendapatkan kehampaan. Menjadikan keterbatasan sebagai peluang. Dari sanalah kita akan terus, dan terus memperbaiki diri. Bersama saudara seperjuangan, saling menasehati, saling mengingatkan atas kealpaan…. Dan jangan sungkan-sungkan untuk minta kritikan dari teman-teman kita, karena dari sinilah kita akan memperbaiki diri. Teman sejati bukanlah teman yang selalu memuji, tapi dia adalah teman yang memuji ketika benar, dan meluruskan ketika kita bengkok. *jadi rindu temen2 LQ*
“Bersyukurlah atas setiap tantangan baru, karena hal itu akan membangun kekuatan dan karakterku” Belajarlan untuk menyukai tantangan, karena dari sanalah kemudian kita dituntut untuk terus belajar belajar, dan terus belajar. Kita di tempa. Bagaimana kita menyikapi tantangan baru tersebut, dari sana akan terlihat bagaimana seberapa besar kekuatan kita, dan bagaimana karakter kita. Dan sungguh benar, tantangan itu akan semakin menguatkan karakter.
“Bersyukurlah atas ketidaksempurnaan yang kita miliki.” Karena dari sinilah kita akan terus berproses untuk menjadi sempurna. Tataplah ke depan, jangan terpusat pada masalah, fokuslah pada solusi.
Ingatlah kawan, bahwa baik buruk, susah senang, sedih bahagia, semuanya dari Allah. Bukankah tidak ada yang sia-sia dari-Nya? Semuanya penuh hikmah, semuanya penuh pembelajaran. Carilah hikmah dan pembelajaran itu, lalu ambillah. Ucapkan Hamdallah, dan tetaplah tersenyum tuk songsong masa depan yang indah ^^
Jika pun hidup kita berjalan tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Yakinlah hari-hari kemudian akan lebih baik dari hari-hari sekarang dan hari-hari yang telah lalu. Berprasangka baiklah Allah SWT akan memberikan karunia dan rahmat yang besar di hari-hari esok, dan JANGAN BERPUTUS ASA!
By : Bocah Ulung
Semoga setiap detik yang kita lewati senantiasa dipenuhi rasa syukur terhadap apa yang telah DIA berikan…
“Aku bersyukur saat aku tidak mengetahui sesuatu, karena itu memberi kesempatan kepadaku untuk belajar.” Maka jangan pernah minder ketika kita tidak tahu sesuatu. Cari tahulah, belajarlah, dan jangan pernah ragu untuk bertanya pada orang yang lebih tahu. Janganlah kita membatasi diri dalam belajar. Semua yang ada di dunia ini, semua yang diciptakan Allah penuh pembelajaran. Banyak hal yang bisa kita pelajari dari orang tua, dari kawan kita, bahkan dari anak kecil, dari bayi, dari hewan yang mungkin bagi kita itu sangat menjijikkan. Jangan pernah merendahkan orang lain. Yakinlah, buka pikiran, open your mind, ambillah yang positif.
“Aku bersyukur atas masa-masa sulit yang aku hadapi, karena selama itulah aku tumbuh menjadi dewasa.” Jangan terburu-buru terpuruk ketika masa sulit menghampiri.Jadikan masa-masa sulit sebagai media bagi kita untuk membangkitkan energi yang hilang. Ingat… bahwa Allah tidak akan membebani hambaNya di luar batas kemampuannya. Pikirkanlah dengan otak yang dingin dan hati yang tenang. Hati yang tenang itu lebih bisa cepat menyelesaikan permasalahan dari pada hati yang “grusa grusu”. Yakinlah…. Aku sudah membuktikannya! Bersyukurlah karena kita masih diberi kesulitan oleh Allah, karena itu artinya Allah masih sayang kita. Bukankah ujian itu adalah tarbiyah dari Allah? Masa-masa sulit itulah yang juga akan menguji keimanan seorang muslim.
“Bersyukur atas keterbatasan yang aku miliki, karena hal itu memberi aku kesempatan untuk memperbaiki diri.” Aku tidak bisa membayangkan, seandainya hidupku sempurna, bukan kebahagiaan yang aku dapatkan, tapi sangat mungkin aku mendapatkan kehampaan. Menjadikan keterbatasan sebagai peluang. Dari sanalah kita akan terus, dan terus memperbaiki diri. Bersama saudara seperjuangan, saling menasehati, saling mengingatkan atas kealpaan…. Dan jangan sungkan-sungkan untuk minta kritikan dari teman-teman kita, karena dari sinilah kita akan memperbaiki diri. Teman sejati bukanlah teman yang selalu memuji, tapi dia adalah teman yang memuji ketika benar, dan meluruskan ketika kita bengkok. *jadi rindu temen2 LQ*
“Bersyukurlah atas setiap tantangan baru, karena hal itu akan membangun kekuatan dan karakterku” Belajarlan untuk menyukai tantangan, karena dari sanalah kemudian kita dituntut untuk terus belajar belajar, dan terus belajar. Kita di tempa. Bagaimana kita menyikapi tantangan baru tersebut, dari sana akan terlihat bagaimana seberapa besar kekuatan kita, dan bagaimana karakter kita. Dan sungguh benar, tantangan itu akan semakin menguatkan karakter.
“Bersyukurlah atas ketidaksempurnaan yang kita miliki.” Karena dari sinilah kita akan terus berproses untuk menjadi sempurna. Tataplah ke depan, jangan terpusat pada masalah, fokuslah pada solusi.
Ingatlah kawan, bahwa baik buruk, susah senang, sedih bahagia, semuanya dari Allah. Bukankah tidak ada yang sia-sia dari-Nya? Semuanya penuh hikmah, semuanya penuh pembelajaran. Carilah hikmah dan pembelajaran itu, lalu ambillah. Ucapkan Hamdallah, dan tetaplah tersenyum tuk songsong masa depan yang indah ^^
Jika pun hidup kita berjalan tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Yakinlah hari-hari kemudian akan lebih baik dari hari-hari sekarang dan hari-hari yang telah lalu. Berprasangka baiklah Allah SWT akan memberikan karunia dan rahmat yang besar di hari-hari esok, dan JANGAN BERPUTUS ASA!
By : Bocah Ulung
Semoga setiap detik yang kita lewati senantiasa dipenuhi rasa syukur terhadap apa yang telah DIA berikan…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar